INSTRUMENT BANK

  • Share
  • Share on Tumblr
  • SumoMe
  • Share
  • Share on Tumblr

Jasa BANK
Jasa-jasa bank merupakan kegiatan perbankan yang dilakukan oleh suatu bank untuk memperlancar kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana
Bank melaksanakan jasa ini tidak hanya untuk menarik perhatian nasabah semata-mata, namun juga untuk mencari keuntunagn yang disebut dengan fee based
BANK GARANSI
Apa definisi Bank Garansi?
Bank Garansi (atau disingkat BG) adalah perjanjian penanggungan atau borgtocht dimana Bank yang menjadi pihak ketiga (penanggung, guarantor, borg) bersedia bertindak sebagai penanggung bagi nasabahnya yang menjadi debitur dalam mengadakan suatu perjanjian (pokok) dengan pihak lain sebagai kreditur.
Dalam bentuk warkat, dapat berupa Garansi Bank atau Standby L/C (letter of Credit).
Nasabah (A) atau tertanggung mengadakan Perjanjian Kerjasama dengan Pemimpin Proyek (X), untuk mengerjakan suatu proyek tertentu
Nasabah akan mendatangi Bank, untuk memohon agar Bank bersedia memberikan penjaminan atas nama nasabah berupa Garansi Bank, untuk menjamin proyek antara nasabah (A) dan Pemimpin Proyek (X).
Apabila dinilai memenuhi persyaratan, maka Bank akan mengeluarkan Bank Garansi atas nama nasabah A, untuk menjamin proyek yang dikerjakan.
Dasar hukum Bank Garansi, adalah perjanjian penanggungan (borgtocht) yang diatur dalam KUH Perdata pasal 1820 s/d 1850.Untuk menjamin kelangsungan Bank Garansi, maka penanggung mempunyai “Hak istimewa “ yang diberikan undang-undang, yaitu untuk memilih salah satu, menggunakan pasal 1831 KUH Perdata atau pasal 1832 KUH Perdata.
MANFAAT BANK GARANSI
Bank Garansi adalah jaminan bank dalam penyelesaian suatu proyek jika pelaksana (kontraktor) ingkar/cedera janji.
Dengan adanya BG pemilik proyek mendapat kepastian bahwa proyek akan berjalan sesuai dengan perjanjian.
Manfaat Bank Garansi bagi Bank adalah :
-Penerimaan biaya administrasi (Provisi/komisi)
-Pengendapan dana StorJam yang merupakan dana murah
-Memberikan pelayanan kepada nasabahnya sehingga nasabah menjadi loyal kepada bank .
————————————————————————————————————————————————————————–
JENIS BANK GARANSI
Jenis Bank Garansi pada dasarnya disesuaikan dengan tipe perjanjian dan fungsi penjaminan bank garansi dalam perjanjian
1. BG Pembelian
•Diberikan kepada supplier sebagai jaminan pembayaran atas pembelian oleh nasabah
2. BG Pita Cukai Tembakau
•Diberikan kepada kantor bea cukai sebagai jaminan pembayaran cukai tembakau atas rokok
3. BG Penangguhan Bea Masuk
•Diberikan kepada kantor bea cukai sebagai jaminan pembayaran bea masuk.
4. BG Tender (Bid Bond)
•Diberikan kepada pemilik proyek untuk kepentingan kontraktor untuk mengikuti tender
5. BG Pelaksanaan (Performance Bond)
•Diberikan kepada pemilik proyek untuk kepentingan kontraktor guna menjamin pelaksanaan proyek
6. BG Uang Muka (Advance Payment Bond)
•Diberikan kepada pemilik proyek untuk kepentingan kontraktor atas uang muka
7. BG Pemeliharaan (Retention Bond)
•Diberikan kepada pemilik proyek untuk kepentingan kontraktor guna pemeliharaan proyek yang telah diselesaikan.
Proses bank garansi:
1) Negosiasi awal antara produsen dan buyers.
2) Buyers mengajukan permohonan bank garansi ke Bank.
3) Bank mengadakan analisis terhadap permohonan tersebut. Analisis lengkap mengenai kemampuan dan kemauan buyers seperti permohonan kredit biasa.
4) Apabila analisis bank menghasilkan keputusan menyetujui permohonan bank garansi, maka bank mengadakan perjanjian penerbitan bank garansi dengan buyers. Perjanjian tersebut mencantumkan juga persyaratan mengenai
• Nilai bank garansi : nilai bank garansi tidak harus sama dengan nilai jual beli; bisa lebih kecil atau lebih besar,
tergantung pada kesepakatan antara buyers, produsen,
dan bank. Dalam kasus ini diandaikan nilainya : Rp 100.000.000
• Setoran jaminan : Buyers wajib menyerahkan sejumlah uang sebagai jaminan untuk menunjukkan komitmen
tidak akan melakukan cidera janji. Setoran jaminan ini besarnya sekitar 10% dari nilai bank garansi atau
sebesar Rp 10.000.000.
• Agunan tambahan : risiko yang ditanggung bank diantisipasi juga dengan penyerahan agunan tambahan
oleh pemohon bank garansi.
• Provisi/komisi : biaya penerbitan bank garansi yang harus dibayar oleh pemohon sebelum penerbitan.
5) Bank garansi diterbitkan dan diserahkan kepada Produsen.
6) Perjanjian direalisasikan dan penjual mengirim barang ke pembeli
.
————————————————————————————————————————————————————————–
LETTER OF CREDIT (L/C)
L/C adalah jasa bank yang diberikan kepada masyarakat (nasabah) untuk memperlancar arus barang dalam kegiatan ekspor-impor
LC merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah (importir) untuk menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu untuk kepentingan pihak ketiga (eksportir).
PROSES L/C …
1. Importir dan Eksportir mengadakan perjanjian jual beli barang (Sales ContracT)
2. Importir mengajukan (membuka) L/C di Opening Bank
3. Berdasarkan aplikasi, opening bank akan meneruskan L/C ke Advising bank
4. L/C berikut dokumen diserahkan ke eksportir
5. Setelah menerima dokumen L/C, Eksportir mengirim barang kepada Importir sesuai dengan perjanjian.
6. Bukti pengiriman barang diserahkan ke Advising Bank
7. Setelah mempelajari dokumen, Advising bank akan melakukan pembayaran
8. Advising bank meneruskan dokumen kepada Opening bank untuk pembayaran
9. Opening bank akan meneruskan kepada importir
10. Importir akan melunasi atau mencicil (Kredit) l/C yang telah disetujui.
PerbankanJENIS L/C
Jenis L/C
1. Revocable L/C dapat dibatalkan atau diubahsecara sepihak oleh opening bank
2. Irrevocable L/C tidak dapat dirubah
3. Sight L/C pembayarannya langsung padasaat dokumen diajukan
4. Usance L/C pembayarannya barudilakukan dengan tenggang waktu tertentu
5. Restricted L/C pembayarannya banya dibatasi kepada bank tertentu
6. Unrestricted L/C membebaskan negosiasibatasan kepada bank tertentu
7. Red Clause L/C pembayaran uang mukasebagian atau seluruhnya
8. Transferable L/C dipindahkan sebagian atauseluruh nilai L/C kepada satuatau beberapa pihak
9. Revolving L/C dapat digukan berulang-ulang.
Proses dan langkah-langkah L/C:


1. Negosiasi jual beli
2. Pembeli mengajukan LC
3. Bank memeriksa pengajuan LC nasabah
4. Apabila bank setuju, nasabah wajib setor jaminan
5. LC ditujukan kepada bank penerus
6. Advising Bank meneruskan LC ke produsen
7. Produsen mengirim barang
8. Produsen menyerahkan dokumen pengiriman barang kepada
advising bank
9. Advising bank tidak langsung memberikan pembayaran,
sebagai bank penerus selanjutnya meneruskan penagihan
kepada Issuing bank.
10. Issuing bank meneliti keabsahan dokumen dan kesesuaiannya
dengan isi perjanjian
11. Setelah dinyatakan sah maka issuing bank melakukan
pembayaran melalui advising bank.
12. Advising bank meneruskan pembayaran kepada produsen
13. Issuing bank menagih kewajiban pembayaran pembelian
barang kepada buyers.
14. Buyers membayar tagihan kepada issuing bank.
————————————————————————————————————————————————————————–
SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri).
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) atau sering disebut LC local, adalah instrument yang diterbitkan oleh bank (Issuing Bank), atas permintaan Applicant yang berisi janji bank untuk membayar sejumlah uang kepada Beneficiary apabila Issuing Bank menerima dokumen yang sesuai dengan syarat SKBDN. SKBDN dipergunakan untuk mendukung transaksi perdagangan di dalam negeri.
Jenis – Jenis SKBDN :
Jenis – Jenis SKBDN :
Revocable >< Irrevocable
Sight >< Usance
Confirm >< Unconfirm
Restricted >< Unrestricted
Transferable >< Back to Back SKBDN
Revolving SKBDN >< Standby SKBDN
Red Clause SKBDN
Manfaat
Membantu pengembangan usaha Anda karena proceeds yang Anda peroleh dapat segera Anda gunakan untuk kebutuhan bisnis Anda.
Meningkatkan daya saing Anda dimata counter party dengan menawarkan penundaan pembayaran tanpa mengganggu Cash Flow Anda.
Memitigasi kemungkinan un-paid dari Issuing Bank karena adanya discrepancy, dengan layanan Document Preparation kami.
————————————————————————————————————————————————————————–
CTD (Certificate of time deposite / sertifikat deposito berjangka)
Sertifikat Deposito adalah deposito yang diterbitkan menurut jangka waktu tertentu, biasanya 2, 3, 6, 12, dan 24 bulan. Deposito ini atas unjuk dalam bentuk sertifikat dan dapat diperjual belikan atau dipindah tangankan kepada pihak lain.
————————————————————————————————————————————————————————
INKASO
Pengertian Inkaso
Inkaso adalah pemberian kuasa pada bank oleh nasabah (baik perusahaan maupun perorangan) untuk melakukan penagihan terhadap surat-surat berharga (baik yang berdokumen maupun yang tidak berdokumen) yang harus dibayar setelah pihak yang bersangkutan (pembayar atau tertarik) berada ditempat lain (dalam atau luar negeri)
menyetujui pembayarannya.

About Wamir

Wamir hanyalah seorang pengamat semua bidang pengetahuan terutama pengetahuan tentang internet seperti SEO, Social Media, dan perkembangan teknologi website. Selain itu juga menggemari pengetahuan tentang bisnis, baik offline maupun online. Dia juga gemar berbagi pengetahuan apapun yang sudah diketahuinya.
This entry was posted in Lain-lain. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>