Kenapa menggunakan kata contreng daripada centang untuk mengganti coblos ?

  • Share
  • Share on Tumblr
  • SumoMe
  • Share
  • Share on Tumblr

PEMILU tahun 2009 ini yang dilaksanakan pada bulan Maret menggunakan istilah contreng untuk menggantikan coblos ketika masyarakat menentukan pilihannya.

Pertama kali mendengar kata mencontreng, sepertinya masih asing terdengar ketika orang Jawa Timur mendengar kata tersebut. Setelah mendapatkan jawaban dari kata mencontreng ternyata memberi sebuah tanda centang.
Orang yang memutuskan menggunakan kata mencontreng ini kenapa tidak menggunakan bahasa baku yang sudah ada yaitu centang.
Kalau istilah yang sama untuk versi Jawa yaitu cawang karena untuk seluruh masyarakat Indonesia seharusnya menggunakan kata centang.
Setelah dicek di websitenya KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata contreng belum masuk dalam daftar bahasa bakunya bahasa Indonesia, justru kata centang yang resmi digunakan untuk aktivitas menandai itu.

About Wamir

Wamir hanyalah seorang pengamat semua bidang pengetahuan terutama pengetahuan tentang internet seperti SEO, Social Media, dan perkembangan teknologi website. Selain itu juga menggemari pengetahuan tentang bisnis, baik offline maupun online. Dia juga gemar berbagi pengetahuan apapun yang sudah diketahuinya.
This entry was posted in Politik and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>