Akhir-akhir memang banyak dijumpai pos-pos penegak hukum yang berada di tempat-tempat yang strategis yaitu di perempatan jalan / traffic light di branding oleh perusahaan rokok. Bukannya ada yang salah sih mengenai pos polisi yang dibranding oleh perusahaan bidang rokok, akan tetapi pos polisi yang dulunya kurang diminati oleh petugas karena kurang nyaman sekarang dibuat agar pos tersebut menjadi nyaman. Beberapa pos polisi ada yang diberi AC agar hawanya suejuk.
Nah, dari beberapa pos polisi yang sudah dibranding di kota Malang ini rata-rata didominasi oleh merk rokok tertentu, kemungkinan sekitar 3-4 merek rokok yang produksinya di kota Malang juga. Sedangkan dari merek DJarum Black sepertinya tidak ada pos polisi yang bertuliskan / menggambarkan Djarum Black.
Kalau ada inisiatif dari Djarum Black untuk melakukan branding di beberapa pos polisi ada saran untuk tetap mengkaitkan produk dari Djarum dengan penghuni pos tersebut. Misalkan seperti
“BLACK COPS” asik enggak neeh hehehehehe ……
Yang artinya polisi akan lebih keren kalau pakai seragam hitam-hitam.
Dan untuk arti lainnya yaitu bahwa si penghuni kemungkinan masih ada black cop-nya atau dirty cop-nya… hehehehe keren khan …
Untuk memotivasi lembaga polisi itu sendiri untuk membersihkan diri dari dirty cop yang masih hidup / berada ditubuh lembaga itu….
Yang sudah melakukan sindiran berupa iklan namun polisi tak menyadari adalah merek rokok yang biasa menggunakan kata “obsesi”
Di iklan pos polisi tersebut tertulis
“POLISI LALU LINTAS” (posisi diatas)
“obsesi : siap melayani masyarakat” (posisi ditengah)
gambar rokok SM (posisi dibawahnya)
Jadi, bener neeh siap melayani masyarakat hanya sebuah obsesi saja ? hehehehehehe
peace



lebih marak lagi spam di artikelku heheheh http://www.iniapaitu.com/archives/192